Disparitas Kompetensi Guru TIK Masih Tinggi

Posted Sab, 08/05/2010 – 12:46 by FIRMAN OKTORA

sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat 1 Februari 2010

link asli : http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=124962

BANDUNG,(PR).-
Meski mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bukan lagi mata pelajaran baru di sekolah, tetapi sampai saat ini kompetensi guru mata pelajaran ini masih beragam. Bahkan, disparitas kompetensi antara guru di sekolah yang satu dengan lainnya masih cukup tinggi.Ketua Asosiasi Guru Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat, Firman Oktora mengatakan, masih banyak guru TIK yang tidak menguasai sepenuhnya tuntutan kompetensi yang tertuang dalam Permen No. 16 Tahun 2005 tentang Kualifikasi Akademis Guru TIK. Padahal, kualifikasi tersebut merupakan tuntutan standar bagi seorang guru TIK, baik itu guru TIK di tingkat SMP/MTs, SMA/MA, maupun SMK/MAK.

”Artinya, ada yang menguasai jaringan, office, web programming, atau desain grafis. Sementara dalam peraturan tersebut, seorang guru mata pelajaran TIK setidaknya harus mempunyai enam belas kompetensi inti sebagai guru TIK. Di antaranya adalah mengoperasikan komputer personal dan periferalnya, merakit, menginstalasi, mengeset, memelihara, melacak, serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. Ia juga harus mampu  melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek hingga memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal,” kata Firman dalam Pelatihan TIK bagi Guru-Guru TIK Kota Bandung dan Peluncuran Website TIK di Gedung PGRI Jawa Barat, Jln. Talagabodas Bandung, Sabtu (30/1).

Oleh karena itu, menurut Firman, perlu ada pengembangan komunitas belajar, baik itu untuk guru maupun siswa. Dengan begitu, tidak ada lagi guru yang tertinggal dari siswanya dalam hal penguasaan TIK.

Medianya adalah melalui situs web.  Di situ guru bisa mengunduh (download), analisis, sintesis,  dan mengunggah (upload) informasi, kemudian berbagi (sharing) dengan guru lainnya. ”Untuk sharing tersebut, bisa dilakukan secara online dengan memanfaatkan website sebagai media informasi dan komunikasi. Kami sudah membuat website-nya dengan alamat www.mgmptik.info. Untuk guru TIK SMP, bisa ke alamat www.tiksmp-bdg.org,” tuturnya.

Firman menambahkan, karena di masing-masing sekolah sudah terkoneksi internet, seyogianya guru TIK bisa aktif dalam berkomunikasi melalui situs web. Apalagi di dalam situs web juga disediakan berita atau informasi pendidikan, e-learning, dan forum.

Pelatihan gratis

”AGMP TIK bekerja sama dengan PGRI Jawa Barat  menyediakan tempat untuk bertemu dan melakukan pelatihan rutin bagi guru-guru yang ingin belajar IT. Guru bisa datang ke gedung PGRI Jawa Barat. Pelatihan ini gratis dan bisa juga diikuti oleh guru-guru lainnya di luar mata pelajaran TIK. Untuk sementara ini, kita lakukan dua minggu sekali per bulan setiap senin atau selasa,” ujarnya.

Firman yang juga guru TIK SMAN 2 Bandung ini menambahkan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan salah satu vendor untuk program diskon dan kemudahan mendapatkan laptop. Dengan begitu, guru mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu mengarahkan siswanya menjadi manusia yang cerdas dan berakhlak.

”Dalam kegiatan ini, kami juga menghadirkan salah seorang anak SMP di Kota Bandung yang kemampuan IT-nya luar biasa. Padahal gurunya sendiri tidak mengetahui kemampuan siswanya tersebut. Makanya, kami ingin komunitas belajar  ini bisa menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan guru,” ucapnya. (A-157)***

Klik link di samping untuk download permen no 16 tahun 2005 permen16

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s