Pengawasan UN Tak Perlu Berlebihan

Senin, 22 Maret 2010 | 04:14 WIB

Jakarta, Kompas – Ujian nasional tingkat SMA/SMK/MA yang berlangsung hari ini tidak perlu diawasi secara berlebihan karena akan membuat tegang peserta UN. Pengawasan mestinya dilakukan secara wajar. Proses pendidikan haruslah menciptakan suasana menyenangkan bagi siswa.

Pendidikan mestinya tidak menanamkan kecurigaan pada pihak lain, tetapi menanamkan nilai-nilai kepercayaan dan kejujuran.

Demikian pendapat sejumlah guru di sejumlah daerah, Koordinator Education Forum Suparman, dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo, yang dihubungi Minggu (21/3).

Suparman mengatakan, guru jangan dicurigai sebagai pembocor soal karena sehari-hari guru senantiasa menanamkan kejujuran kepada muridnya. Jika ada guru yang berbuat tak baik, harus dilihat faktor lingkungan yang menjadi penyebabnya.

Justru, lanjut Suparman, pemerintah harus mengintrospeksi diri. Pemerintah telah berjanji UN 2010 akan lebih baik, tetapi kenyataannya para pelajar di banyak daerah tidak mendapatkan kualitas pendidikan yang sama dengan pelajar di perkotaan.

”Hal ini dibuktikan dengan data Depdiknas yang menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pendidikan, juga akses informasi belum merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.

”Tetapi, pemerintah mengulang pelanggaran hak asasi anak, khususnya para pelajar yang diwajibkan untuk mengikuti UN,” kata Suparman.

Bentuk posko

Ketua Posko Nasional Pengaduan UN 2010 Virgo Sulianto mengatakan, Aliansi Pelajar dan Masyarakat Tolak UN mengajak masyarakat turut mengawasi UN, terutama soal pelanggaran-pelanggaran. Permasalahan di lapangan yang bisa diadukan, antara lain, adalah sarana, prasarana, dan akses informasi yang tidak lengkap; pungutan biaya-biaya; bocoran soal/ujian; gangguan psikologis; serta ketidaklulusan yang tidak wajar.

Pusat Posko Nasional Pengaduan UN bisa dihubungi di nomor faksimile (021) 39102377. Bisa juga dengan mengirimkan e-mail ke poskonasionalpengaduanun2010@gmail.com.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional Mansyur Ramly mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi seputar pelaksanaan UN 2010. Masyarakat bisa mengirimkan informasi ke pesawat telepon (021) 68853000 atau ke poskoun2010@yahoo.com.

Sulistiyo mengatakan, segenap guru berjanji akan menjunjung kejujuran dalam UN 2010. Sejumlah guru di berbagai daerah juga menyatakan akan menjunjung kejujuran, dan mestinya guru tak dicurigai membocorkan soal. (ELN/SIR/WER/EKI)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s