Siswa Wajib ke Museum

Jumat, 5 Februari 2010 | 15:26 WIB

SLEMAN, KOMPAS – Menyambut tahun kunjungan museum yang dicanangkan pemerintah pusat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman mengarahkan siswa mengunjungi museum di Sleman. Selain menghidupkan museum, hal ini akan mendekatkan siswa dengan kekayaan budaya.

“Pertengahan bulan ini kami akan menyusun kerja sama dengan Dinas Pendidikan Sleman. Target siswa sekolah dasar,” kata Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman Shavitri Nurmala Dewi, Kamis (4/2).

Saat ini ada delapan museum di Sleman dengan tema beragam. Namun, tak semua dikenal masyarakat, khususnya siswa. “Bahkan, mungkin ada yang tidak tahu keberadaan museum-museum tertentu,” ujar Dewi.

Siswa sekolah di Sleman lebih sering melakukan kunjungan karyawisata ke luar daerah, padahal banyak obyek wisata daerah sendiri yang belum dikunjungi.

Dewi mengatakan, harga khusus bagi siswa akan diberlakukan dengan potongan hingga 50 persen. “Konsepnya nanti karyawisata paket kunjungan ke beberapa museum,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua III Badan Musyawarah Musea (Bahramus) DIY RM Donny Surya Megananda mengatakan, sejauh ini para pengelola museum di DIY sudah berupaya kreatif membuat berbagai paket kunjungan museum untuk menarik pengunjung.

Namun, dukungan pemerintah untuk menyukseskan tahun kunjungan museum itu justru belum terasa. “Minimal kami bisa diberi spanduk agar masyarakat tahu ada tahun kunjungan museum. Publikasi yang menggigit penting,” ujarnya. (ENG/ARA)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s