Peserta Ujian Nasional Naik 14.107 Siswa

Kamis, 7 Januari 2010 | 03:01 WIB

Medan, Kompas – Peserta ujian nasional di Sumatera Utara tahun ini naik sebanyak 14.107 orang. Peningkatan terbanyak pada peserta sekolah menengah kejuruan, sebanyak 8.831 siswa. Hal ini terjadi karena sekolah kejuruan lebih banyak menawarkan pendidikan keterampilan.

”Fenomena ini merupakan dampak dari kebijakan pendidikan nasional yang ingin mengembangkan SMK. Paling tidak nantinya siswa akan memilih SMK dengan perbandingan siswa 70 (SMK) : (30) SMA,” tutur Ketua Dewan Pendidikan Kota Medan Mutsyuhito Solin, Rabu (6/1), saat ditemui di kantornya.

Perubahan kebijakan pendidikan ini, tutur Solin, untuk mengatasi banyaknya pengangguran di masyarakat. Lulusan SMA/MA tidak memiliki keahlian yang lebih dibandingkan dengan lulusan SMK, mereka hanya memiliki kemampuan akademik. Sementara daya tampung perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri, jumlahnya terbatas.

Adapun SMK didirikan dengan menawarkan pendidikan keterampilan kepada siswa. Pertumbuhan SMK di sejumlah daerah meningkat tajam setelah era otonomi daerah tahun 2000.

Tahun ini jumlah peserta UN yang diikuti siswa SMP, SMA, MA, dan SMK sebanyak 435.734 siswa. Dari jumlah ini peserta UN tingkat SMP 247.970 siswa, SMA/MA 123.949 siswa, dan SMK 63.815 siswa. Peserta UN tingkat SMP dan SMK mengalami peningkatan dari tahun lalu. Sementara siswa UN tingkat SMA/MA mengalami penurunan sebanyak 2.389 siswa dari tahun lalu.

Adapun tahun lalu peserta UN sebanyak 421.627 siswa. Semua peserta ini berasal dari siswa SMP 240.305 orang, SMA/MA 126.338 orang, dan SMK 54.984 orang.

Terkendala

Pendataan peserta UN 2010 sempat terkendala. Sejumlah sekolah masih terdata di daerah induk, padahal daerah tersebut mekar menjadi sejumlah daerah baru. Ketua Pendataan Ujian Nasional Dinas Pendidikan Sumatera Utara Dwi Anang Wibisono mengatakan, perlu waktu untuk menyelaraskan perubahan data itu.

Anang menjelaskan, daerah yang mengalami kendala pendataan itu ada di Pulau Nias yang kini menjadi lima daerah (Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Gunungsitoli). Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Labuhan Batu yang mekar menjadi Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, dan Labuhan Batu. ”Setelah pendataan ini, kami kirimkan ke Departemen Pendidikan,” katanya. Data ini juga akan menjadi acuan lelang pengadaan soal ujian.

Rencananya UN digelar 22 Maret untuk SMA/MA. Pelaksanaan berikutnya menyusul SMK dan SMP. Adapun pelaksanaan ulangan ujian mulai Mei 2010, setelah pemerintah mengumumkan hasil UN.

”Mekanisme ulangan inilah yang berbeda dengan pelaksanaan UN sebelumnya,” katanya. Perbedaan lain ialah kewenangan perguruan tinggi (PT) yang lebih besar dalam UN tahun ini. PT kali ini bisa menggandakan soal UN yang dibuat Departemen Pendidikan Nasional. (NDY)

Iklan

One thought on “Peserta Ujian Nasional Naik 14.107 Siswa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s