UN Batal Dicampur

Selasa, 8 Desember 2009 | 03:28 WIB

Jakarta, Kompas – Kebijakan mencampur peserta Ujian Nasional 2010 bagi siswa SMA/MA dari berbagai sekolah dalam satu ruangan batal dilakukan. Mencampur peserta ujian nasional secara teknis sulit dilakukan dan dinilai bisa merugikan siswa.

”Setelah dievaluasi dan disimulasi, ujian nasional (UN) campur itu hanya mungkin dilakukan di perkotaan,” kata Djemari Mardapi, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), di Jakarta, Senin (6/12).

Kebijakan UN campur tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 yang ditandatangani Menteri Pendidikan Nasional saat itu, Bambang Sudibyo, pada 13 Oktober 2009.

Secara terpisah, di Surabaya, Jawa Timur, Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar Menengah Departemen Pendidikan Nasional Suyanto mengatakan, perpindahan bukan di kalangan siswa peserta UN, melainkan guru-guru pengawas UN. Selain itu, pelaksanaan UN juga dipantau akademisi dari perguruan tinggi. ”Dengan upaya itu, ditambah perbaikan soal dan evaluasi yang baik, diharapkan secara bertahap UN semakin kredibel,” ujarnya.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Surabaya, Senin, kembali menegaskan, amar putusan Mahkamah Agung soal UN yang memerintahkan peningkatan kualitas guru, sarana prasarana, dan akses informasi sudah dilaksanakan.

Oleh karena itu, masalah penghentian UN, menurut Nuh, tidak relevan lagi ditanyakan. Itu karena putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Mei 2007) dan putusan kasasi Mahkamah Agung tidak memerintahkan penghentian UN. ”Perintahnya jelas dan sudah kami lakukan,” kata Nuh. Dari putusan itu, ujar Nuh, pengajuan peninjauan kembali menjadi tak begitu penting.

Adapun evaluasi UN akan dilakukan lebih spesifik sehingga dapat diketahui kota/kabupaten yang mengalami kegagalan dan juga pelajarannya. Dengan demikian, diharapkan perbaikan lebih tepat sasaran. (INA)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s