JADI PROFESOR? Siapa Takut…

Kamis, 26 November 2009 | 03:05 WIB

Buat kalian yang tertarik, kami mengutip 2 penelitian yang dapat nambah pengetahuan, yakni tentang budidaya jamur tiram dan kelinci. Budidaya ini memiliki prospek yang cerah lho.

Untuk membuat bag log (media untuk tumbuhnya jamur), dibutuhkan serbuk gergaji, dedak halus/ampas jagung, kapas, plastik, juga karet untuk membungkus.

Pembuatannya, campurkan serbuk gergaji dengan ampas jagung, tambahkan air. Genggam kuat-kuat media tersebut. Jika tak meneteskan air dan mudah dihancurkan, artinya kadar airnya sudah pas. Beri kapas pada bagian tengahnya sebagai sarana ventilasi, dan agar ketika log dipanaskan tak pecah.

Setelah pemanasan, biarkan bag log selama 10-15 hari, hingga panen. Jamur tiram itu tak boleh terkena sinar matahari langsung, harus di ruang yang cukup lembab. Selama proses tumbuhnya jamur tiram, tak perlu disiram secara langsung. Saat musim kemarau, cukup disemprot pagi dan sore. Kalau musim hujan, lantainya saja yang disiram dengan air agar ruangan tetap lembab. Mengingat ruangannya lembab, kalau kita masuk, sebaiknya memakai masker agar paru-paru enggak terganggu.

Jamur dipanen dengan dipetik langsung tangkainya. Setelah dipanen, jamur tiram masih dapat tumbuh pada bag log yang sama untuk 3 bulan kemudian hingga bag log menjadi keras seperti batu. Satu bag log menghasilkan 7 ons jamur tiram dengan harga jual Rp 7.000-Rp 12.000 per kilogram. Oh ya, untuk modal satu bag log itu sekitar Rp 2.700.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s