Love Me, I Love You Back

manfaat tukar linkKalau Anda suka berkunjung ke blog utama saya di fatihsyuhud.com dan sedikit teliti, akan terlihat sedikit perubahan di sana di bagian kode tukar link. Dulunya saya kasih kata-kata “Link Us, We’d Link You Back”. Kata-kata itu sekarang sudah tidak ada, sudah saya ganti dengan “Love Me, I’d Love You Back!” Intinya sama, siapa saja yang memasang link fatihsyuhud.com di blognya, maka akan mendapat link balik (lovelink) dari saya. Tak masalah apakah Anda ngelink blog saya itu karena berharap lovelink dari saya atau tidak. Karena bagi saya sama saja. Dengan memasang link blog saya, saya menganggap Anda “cinta” blog saya, dan sudah sangat wajar kalau saya membalas “cinta” Anda. Saya tidak ingin cinta Anda bertepuk sebelah tangan. Karena itu pertanda saya kurang tahu diri.  🙂

Sebagian blogger masih menganut gaya pergaulan dunia nyata. Mereka hanya mau ngelink blog teman yang mereka kenal pribadi di dunia nyata. Ini cara berpikir yang dan agak kuno dan justru akan mempersempit pergaulan. Dunia maya telah memberi kesempatan luas pada kita untuk berkenalan dengan sebanyak mungkin orang melebihi jangkauan fisik dan geografis. Dan saling ngelink blog masing-masing adalah salah satu cara berkenalan yang sangat mudah, cepat, hemat dan efektif. Jadi, mengapa tidak dilakukan?

Dalam kasus saya, 95 persen teman-teman baru saya adalah mereka yang ngelink blog saya. Ketika saya tahu via laporan technorati.com bahwa ada blog baru yang ngelink blog saya, saya biasanya akan berkunjung ke blog tersebut dan kemudian saya love-link balik. Dari situ tahap perkenalan dimulai. Dan dari situ, pertemanan bisa berujung pada keakraban di dunia nyata.

Mengapa Blogger Perlu Saling Mencintai (saling ngelink)?

Blog adalah situs personal, bukan situs perusahaan. Ia juga butuh promosi supaya dikenal luas. Kalau situs perusahaan biasa mempromosikan situsnya dengan memasang iklan karena memang ada budget untuk itu. Bagi situs personal semacam blog, promosi blog kita cukup dengan “saling mencintai sesama blogger.”

Sebagian kalangan berpikir, bahwa saling ngelink dengan blog yang tak terkait hanya akan menurunkan PR (page ranking) Google. Karena itu mereka cuma menunggu dan berharap-harap dapat link cinta dari blogger lain dan membiarkan cinta itu bertepuk sebelah tangan. Ini cara berpikir yang kurang tepat. Walaupun PR kita tinggi sekalipun, kalau content blog tidak bermutu atau jarang dicari orang, blog kita hanya akan menjadi blog ber-PR tinggi yang tidak pernah dikunjungi. Sebaliknya, walau PR kecil tapi isinya mencerahkan dan saling ngelink, promosi akan datang dari mulut ke mulut (words of the mouth, istilah Inggrisnya) dan dari mereka yang ngelink blog kita akan sesekali mengunjungi blog kita. Intinya, semakin banyak kita tukar link, semakin bagus.

Jadi, mari kita sesama blogger saling mencinta. Seperti kata-kata di fatihsyuhud.com “Love Me, I’d Love You Back”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s